Teknisi Survei Terestris

I. Skema

Kode Skema : SS-01-TST-05-2021
Judul Skema :  Teknisi Survei Terestris
Ringkasan Skema :  Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu ke SKKNI Sektor  Jasa Arsitektur dan Keinsinyuran yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan Nomor 172 Tahun 2020 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Golongan Pokok Aktivitas Arsitektur dan Keinsinyuran; Analisis dan Uji Teknis bidang Informasi Geospasial
Kode Unit
M.71IGN00.046.1 Melaksanakan Pengukuran Global Navigation Satellite System (GNSS) Statik
M.71IGN00.123.1 Mengolah Data Pengukuran Sudut Horizontal, Vertikal, Jarak dan Tinggi
M.71IGN00.126.1 Mengolah Data Pengukuran Beda Tinggi dan Jarak
M.71IGN00.134.2 Membuat Laporan Hasil Pengukuran
M.71IGN00.040.1 Melaksanakan Pengukuran Kerangka Dasar Horizontal dan Vertikal
M.71IGN00.044.3 Menentukan Posisi dengan Global Navigation Satellite System (GNSS) secara Realtime Correction
M.71KK01.008.1 Mengelola Alat Pelindung Diri (APD) di tempat kerja

II. Persyaratan Dasar Pemohon Sertifikasi

    • Operator Utama Survei Terestris dengan pengalaman kerja paling sedikit 1 (satu) tahun dijenjangnya; atau
    • Lulusan D3 bidang Survei dan Pemetaan/Teknik Geodesi/Teknik Geomatika;
    • Lulusan D3 bidang lnformasi Geospasial dengan memiliki sertifikat pelatihan jenjang 5 (lima) Survei Terestris atau pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 1 (satu) tahun; atau
    • Lulusan D2 bidang Survei dan Pemetaan dan memiliki pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
    • Lulusan D2 bidang lnformasi Geospasial, memiliki sertifikat pelatihan jenjang 5 (lima) Survei Terestris dan memiliki pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
    • Lulusan D1 bidang Survei dan Pemetaan atau yang setara dan memiliki pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 3 (tiga) tahun. Setara yang dimaksud mencakup dua hal yaitu: 1) setara dengan bidang pendidikan D1 Geomatika, D1 Pertanahan dan lainnya terkait Survei dan Pemetaan; atau 2) setara dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang terakreditasi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan lama pelatihannya selama 1 (satu) tahun meliputi pelatihan bidang survei dan pemetaan untuk jenjang 3 (tiga); atau
    • Lulusan SMK Survei dan Pemetaan/Informasi Geospasial dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun dan memiliki pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 3 (tiga) tahun; atau
    • Lulusan SMK Survei dan Pemetaan/Geomatika dengan pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 4 (empat) tahun; atau
    • Lulusan SMK / SMU dan sederajat, memiliki sertifikat pelatihan bidang survei terestris jenjang 5 (lima) dan memiliki pengalaman kerja di bidang survei terestris paling sedikit 6 (enam) tahun; atau
    • Memiliki sertifikat pelatihan Survei Terestris jenjang 5 (lima) dan pengalaman kerja di bidang Survei Terestris paling sedikit 9 (sembilan) tahun; atau
    • Memiliki pengalaman kerja di bidang Survei Terestris selama paling sedikit 11 (sebelas) tahun.

III. Persyaratan Pendaftar

  1. Pemohon memahami proses asesmen  Teknisi Survei Terestris yang mencakup persyaratan dan ruang lingkup sertifikasi, hak dan kewajiban pemegang sertifikat.
  2. Pemohon Mengisi Formulir permohonan sertifikasi APL-01 yang dilengkapi dengan bukti: (Persyaratan lebih detail tercantum dalam Skema Sertifikasi point 9.1 – Persyaratan Pendaftaran)
    1. Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
    2. Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi bidang Survei Terestris;
    3. Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
    4. Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
    5. Pas Foto berwarna 3×4 sebanyak 2 lembar.

3. Pemohon mengisi formulir Asesmen Mandiri FR-APL-02 dan dilengkapi dengan bukti pendukung.

4. Pemohon telah memenuhi persyaratan dasar sertifikasi yang telah ditetapkan.

5. Pemohon menyatakan setuju untuk memenuhi persyaratan sertifikasi dan memberikan informasi yang diperlukan tim penilai.

6. LSP menelaah berkas pendaftaran untuk konfirmasi bahwa peserta sertifikasi memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi.

7. Pemohon yang memenuhi persyaratan dinyatakan sebagai peserta sertifikasi.

  1. Biaya Sertifikasi
  2. Biaya sertifikasi kompetensi Teknisi Survei Terestris, yaitu sebesar Rp.2.500.000. ,- (terbilang dua juta lima ratus ribu rupiah).
  3. Apabila dinyatakan belum kompeten dalam asesmen, maka asesi dapat mengikuti asesmen ulang dengan biaya sebesar 60% dari biaya poin 1.
  4. Pendaftaran sertifikasi ulang paling lambat  6 bulan setelah hasil asesmen diumumkan . Apabila lebih dari 6 bulan tidak mengajukan sertifikasi ulang akan dianggap pengajuan baru .

V. Download Formulir

  1. Formulir Pendaftaran Sertifikasi
  2. Formulir Permohonan Sertifikasi (APL-01)
  3. Contoh Pengisian APL-01
  4. Formulir Asesmen Mandiri (FR-APL-02)
  5. Contoh Pengisian APL-02
  6. Pernyataan Penggunaan Sertifikat
  7. SKKNI Teknisi Survei Terestris
  8. Skema Teknisi Survei Terestris

VI. Banding

  1. Formulir Banding