Surveyor Hidrografi (Hydrographic Surveyor)

I. Skema

Kode Skema : SS-02-SH-06-2021
Judul Skema : Surveyor Hidrografi (Hydrographic Surveyor)
Ringkasan Skema :  Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu ke SKKNI Sektor  Jasa Arsitektur dan Keinsinyuran yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan Nomor 172 Tahun 2020 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Golongan Pokok Aktivitas Arsitektur dan Keinsinyuran; Analisis dan Uji Teknis bidang Informasi Geospasial
Kode Unit
M.71IGN00.070.2 Menganalisis Data Single Beam Echo Sounder (SBES)
M.71IGN00.135.2 Melakukan Kontrol Kualitas
M.71IGN00.064.3 Mengukur Kedalaman dengan Single Beam Echosounder (SBES)
M.71IGN00.069.2 Mengoperasikan Peralatan dan Perangkat Lunak Positioning dan Navigasi
M.71IGN00.077.2 Mengoperasikan peralatan dan perangkat lunak untuk penentuan posisi di bawah laut
M.71IGN00.136.2  Menganalisis data Single Beam Echo Sounder (SBES)
M.71IGN00.137.3 Menganalisis data kedalaman dengan Multi Beam Echosounder (MBES)
M.71IGN00.138.3  Menganalisis data pasang surut

II. Persyaratan Dasar Pemohon Sertifikasi

  • Lulusan S1 Teknik Geodesi/Geomatika baik lulusan perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri yang telah disetarakan capaian pembelajarannya; atau
  • Memiliki sertifikat CAT-B IHO atau CAT-A IHO.

III. Persyaratan Pendaftar

  1. Pemohon memahami proses asesmen   Surveyor Hidrografi  yang mencakup persyaratan dan ruang lingkup sertifikasi, hak dan kewajiban pemegang sertifikat.
  2. Pemohon Mengisi Formulir permohonan sertifikasi APL-01 yang dilengkapi dengan bukti: (Persyaratan lebih detail tercantum dalam Skema Sertifikasi point 9.1 – Persyaratan Pendaftaran)
    1. Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
    2. Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi bidang Survei Terestris;
    3. Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
    4. Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
    5. Pas Foto berwarna 3×4 sebanyak 2 lembar.
    3. Pemohon mengisi formulir Asesmen Mandiri FR-APL-02 dan dilengkapi dengan bukti pendukung.
    4. Pemohon telah memenuhi persyaratan dasar sertifikasi yang telah ditetapkan.
    5. Pemohon menyatakan setuju untuk memenuhi persyaratan sertifikasi dan memberikan informasi yang diperlukan tim penilai.
    6. LSP menelaah berkas pendaftaran untuk konfirmasi bahwa peserta sertifikasi memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi.
    7. Pemohon yang memenuhi persyaratan dinyatakan sebagai peserta sertifikasi.

IV. Biaya Sertifikasi

  1. Biaya sertifikasi kompetensi  Surveyor Hidrografi  , yaitu sebesar Rp.2.500.000. ,- (terbilang dua juta lima ratus ribu rupiah).
  2. Apabila dinyatakan belum kompeten dalam asesmen, maka asesi dapat mengikuti asesmen ulang dengan biaya sebesar 60% dari biaya poin 1.
  3. Pendaftaran sertifikasi ulang paling lambat  6 bulan setelah hasil asesmen diumumkan . Apabila lebih dari 6 bulan tidak mengajukan sertifikasi ulang akan dianggap pengajuan baru .

V. Download Formulir

  1. Formulir Pendaftaran Sertifikasi
  2. Formulir Permohonan Sertifikasi (APL-01)
  3. Contoh Pengisian APL-01
  4. Formulir Asesmen Mandiri (FR-APL-02)
  5. Contoh Pengisian APL-02
  6. Pernyataan Penggunaan Sertifikat
  7. SKKNI Surveyor Hidrografi
  8. Skema Surveyor Hidrografi

VI. Banding

  1. Formulir Banding